Kapolres Jepara Angkat Bicara Terkait Adanya Mafia Solar

Harianmetropolis.com, Jepara – Terkait pemberitaan yang di lansir oleh media suara62.id adanya mafia BBM solar bersubsidi, yang diduga tak tersentuh oleh hukum, Kapolres Jepara, AKBP Erick Budi Santoso menyatakan dengan keras untuk tangkap dan proses jika terbukti. (5/3/2025)

 

Sebelumnya, beredar video arogansi seorang yang diduga sebagai pengawal truk tengki yang membawa solar subsidi di kawasan Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara.

 

Bahkan didalam video yang diunggah oleh akun media sosial tiktok @suara62.id nampak orang tersebut mengintimidasi salah satu warga yang kedapatan sedang merekam kejadian tersebut melalui handphone miliknya.

 

Diketahui gudang solar yang berada di kawasan Kecapi, Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara itu adalah milik seorang berinisial ED yang diduga sudah lama beroperasi dan tidak pernah tersentuh oleh hukum.

 

Dari rentetan kejadian seseorang yang diduga sebagai pengawal truk tengki kemudian mengintimidasi warga yang berusaha menghentikan kegiatan merugikan negara itu, hingga pengakuan warga bahwa kegiatan ilegal sudah cukup lama berlangsung, yang diduga didalangi seorang berinisial ED, maka timbul lah opini miring publik bahwa pengoperasian BBM solar subsidi itu diduga ada main mata antara mafia BBM subsidi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) sekitar.

 

AKBP Erick Budi Santoso, Kapolres Jepara ketika dihubungi suara62.id pada, Selasa malam (4/3) melalui pesan singkat WhatsAp mengatakan, “Saya perintahkan Kasat Reskrim malam ini cek di lapangan. Terbukti saya perintahkan untuk tangkap dan proses”, ujarnya dengan tegas.

 

Padahal, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya beberapa waktu lalu dalam memberantas mafia migas, menyusul terbongkarnya mega korupsi Pertamina yang merugikan negara hingga Rp193,7 triliun per tahun selama periode 2018-2023. Kasus ini mencakup markup impor minyak mentah, impor BBM, serta pengapalan impor minyak mentah dan BBM yang dilakukan oleh oknum di anak perusahaan Pertamina dan beberapa perusahaan swasta.

 

Hingga berita ini ditayangkan belum ada lagi pernyataan resmi dari Kapolres Jepara terkait hasil dari tindak lanjutnya mengenai mafia BBM solar bersubsidi yang berinisial ED tersebut.

 

(Red/PWTR)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *