Harianmetropolis.com Palu, 19 Oktober 2024 – Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kejaksaan yang berlangsung selama 12 hari telah resmi ditutup, dengan fokus pada penguatan kompetensi teknis para peserta. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan ASN yang profesional, berdedikasi, dan mampu menjalankan tugas serta fungsinya di institusi kejaksaan secara efektif.
Pada hari terakhir pelatihan, para peserta mengikuti penyampaian materi mengenai Penguatan Kompetensi Teknis Bidang Tugas (PKTBT) yang terdiri dari dua sesi penting:
- Tugas dan Fungsi (Tusi) serta Administrasi Bidang Pembinaan
- Narasumber: Fitri Zulfahmi, S.H., M.H. (Asisten Pembinaan Kejati Sulteng)
- Dalam sesi ini, Fitri menjelaskan pentingnya pemisahan tugas dan fungsi dalam administrasi guna memastikan kinerja yang optimal. Ia menekankan bahwa administrasi yang baik adalah fondasi bagi keberhasilan setiap program di instansi pemerintah.
- Tugas dan Fungsi (Tusi) serta Administrasi Bidang Intelijen
- Narasumber: Ardi Suriyanto, S.H., M.H. (Asisten Intelijen Kejati Sulteng)
- Ardi memberikan penjelasan mendalam tentang administrasi intelijen dan bagaimana pengelolaan yang efisien dapat memperkuat fungsi intelijen dalam penegakan hukum.
Pelatihan ini tidak hanya menekankan aspek teori, tetapi juga praktik melalui pengalaman dan best practice yang dibagikan oleh para narasumber. Diharapkan, para peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan, sehingga berkontribusi pada peningkatan kinerja institusi Kejaksaan di masa mendatang.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap peserta tidak hanya menjadi ASN yang berkompeten, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugasnya,” ujar Fitri Zulfahmi dalam penutupan acara.
Dengan berakhirnya Latsar CPNS Kejaksaan ini, diharapkan para peserta dapat menghadapi tantangan di lapangan dengan bekal ilmu dan keterampilan yang telah diperoleh. Kejaksaan sebagai institusi penegak hukum sangat memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas untuk mewujudkan pelayanan publik yang optimal dan akuntabel.
Taufik