Tanggamus, Harian Metropolis,-
Kepala sekolah SDN 1 Margomulyo, Rusono berharap kepada pemerintah kabupaten Tanggamus agar segera melakukan perbaikan Infrastruktur jalan di desa Margomulyo kecamatan Semaka, Jum,at 27 September 2024
Pasalnya sekolah terpencil ini adalah salah satu sekolah yang mana masyarakat pada umumnya menitipkan anak-anak nya untuk mendapatkan pendidikan yang layak sehingga dapat menjadi anak berprestasi di masa generasi mendatang
Saya selaku kepala sekola berharap kapada pemerintah kabupaten Tanggamus, dalam hal ini mohon sekiranya menjadi prioritas, baik pembagunan ataupun pasilitas ruang perpustakaan mengingat hal tersebut sangat penting untuk menunjang aktivitas belajar bagi siswa
Adapun siswa-siswi sebanyak 92 siswa itu dari dusun/ desa Margomulyo sangat perhatin,mengingat sekolah tersebut jauh dari kata layak, baik dari fisik yang sudah tidak memungkinkan seperti pelapon yang sudah jebol, pintu korsi terlihat sudah rusak terlebih untuk pasilitas, mck( water close) yang sudah tidak layak untuk di gunakan.
Saya berharap dengan adanya perhatian dari pemerintah kabupaten Tanggamus dapat menjadi sorotan dan prioritas sehingga dapat memberikan bantuan agar sekolah ini dapat menjadi ruang lingkup sekolah, Dengan kata lain nyaman dan mendapatkan pasilitas belajar yang layak
Bukan hanya Sekolah yang menjadi harapan dari masyarakat desa Margomulyo kepada dinas terkait sperti dinas PU kabupaten dan PUPR, dari provinsi Lampung, mengingat jalan yang dilalui sehari-hari oleh masyarakat pada umumnya juga menjadi keluhan akibat jalan yang rusak parah dan dapat berakibat patal ketika masyarakat melewati pada musim penghujan,jalan yg berlubang seperti kubangan kerbau ” ujarnya
Dikesempatan terpisah, samija ” warga dusun (II) desa Margo molyo mengungkapkan, atas parahnya jalan yang rusak parah dan tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah kabupaten Tanggamus.
Untuk Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya dinas terkait padahal jika jalan sudah bagus, masyarakat juga lebih mudah untuk mengeluarkan hasil panen Meraka, seperti kopi kakau, jagung durian dan pala, mengingat mayoritas masyarakat adalah petani.
Tolong Bantu kami pak, bantu perbaiki infrastruktur jalan di Desa kami. ujarnya
(yoga)