Jakarta,– Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Selain sebagai waktu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, Ramadhan juga menjadi kesempatan bagi setiap individu untuk memperbanyak amal kebaikan.
Menyikapi hal tersebut, Advokat Darsuli SH SE MH., Pengurus Bidang Komite Advokasi Pembelaan Hukum Advokat, Peradi Sai Suara Advokat Indonesia Tangerang Raya dan Ketua Umum PBH RAI (Pusat Bantuan Hukum Rekan Advocate Indonesia) putra daerah Jakarta Banten, mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum berlomba dalam kebaikan, baik dalam bentuk ibadah, kepedulian sosial, maupun menjaga kebersamaan di lingkungan sekitar.
Menurut Darsuli SH, esensi utama dari Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih diri untuk lebih sabar, peduli, dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Ramadhan adalah waktu yang penuh berkah, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Ini kesempatan emas bagi kita untuk lebih banyak berbuat baik, mulai dari berbagi dengan sesama, memperbanyak doa, hingga meningkatkan kualitas hubungan dengan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.Sabtu,(01/03/2025)
Salah satu nilai utama dalam Ramadhan adalah kepedulian sosial. Darsuli SH MH menegaskan pentingnya berbagi dengan sesama, terutama kepada mereka yang kurang mampu. Kegiatan seperti memberikan santunan kepada anak yatim, membantu fakir miskin, serta berbagi makanan untuk berbuka puasa dapat menjadi bentuk nyata dari semangat berbagi yang diajarkan dalam Islam.
“Kita tidak tahu seberapa besar dampak dari kebaikan kecil yang kita lakukan terhadap kehidupan orang lain. Oleh karena itu, mari kita manfaatkan bulan suci ini untuk saling membantu dan berbagi kebahagiaan, agar keberkahan Ramadhan benar-benar dirasakan oleh semua orang,” tambahnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga tali silaturahmi. Di era digital saat ini, meskipun banyak aktivitas dilakukan secara daring, hubungan kekeluargaan dan persaudaraan tetap harus dijaga. Ramadhan bisa menjadi waktu yang tepat untuk mempererat kembali hubungan dengan keluarga, tetangga, dan teman-teman yang mungkin sudah jarang bertemu. Darsuli SH juga menyoroti pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan selama bulan Ramadhan.
Dengan meningkatnya aktivitas ibadah seperti shalat tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan kegiatan sosial lainnya, ia mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga ketenangan bersama.
“Kita harus memastikan bahwa ibadah Ramadhan bisa berjalan dengan lancar dan khusyuk. Itu berarti kita harus saling menjaga, tidak membuat keributan, dan tetap mematuhi aturan yang ada di lingkungan masing-masing,” katanya.
Selain itu, ia juga mengingatkan para pemuda untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum, seperti bermain petasan atau melakukan konvoi kendaraan yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Sebaliknya, ia mengajak generasi muda untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif seperti kajian keagamaan, kegiatan sosial, atau berpartisipasi dalam berbagai acara keagamaan yang bermanfaat. Darsuli SH menekankan bahwa bulan Ramadhan adalah waktu yang istimewa untuk memperbaiki diri dan memperbanyak ibadah. Ia mengajak masyarakat untuk lebih banyak membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, serta meningkatkan ibadah wajib maupun sunnah.
“Ramadhan hanya datang sekali dalam setahun. Jangan sampai kita menyia-nyiakan kesempatan ini. Perbanyak dzikir, shalat malam, serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Karena kita tidak tahu apakah kita masih diberikan kesempatan untuk bertemu dengan Ramadhan di tahun berikutnya,” pesannya.
Sebagai penutup, Darsuli SH. berharap agar seluruh masyarakat dapat menjalani bulan Ramadhan dengan penuh kebersamaan, kedamaian, dan keberkahan. Dengan semangat berlomba-lomba dalam kebaikan, ia optimis bahwa Ramadhan tahun ini akan membawa dampak positif yang besar bagi kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.
“Semoga kita semua diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalani ibadah Ramadhan dengan baik. Mari kita manfaatkan setiap momen dalam bulan suci ini untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan membawa manfaat bagi orang lain,” tutupnya.
(Fallah)