Karangan Bunga Membanjiri Mapolres Pesawaran, Pesan Publik Menguat di Tengah Kasus OTT Wartawan

 

PESAWARAN — Mapolres Pesawaran mendadak dipenuhi karangan bunga dari berbagai elemen masyarakat. Kiriman tersebut menjadi sorotan di tengah penanganan perkara operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan seorang wartawan di Kabupaten Pesawaran.

Karangan bunga yang berdatangan membawa beragam pesan. Fenomena tersebut memperlihatkan besarnya perhatian masyarakat terhadap langkah aparat kepolisian dalam menangani perkara yang kini menjadi perhatian publik.

Bagi jajaran Polres Pesawaran, perhatian tersebut diterima sebagai bentuk kepercayaan sekaligus dorongan agar institusi kepolisian tetap konsisten menjalankan tugas penegakan hukum secara profesional.

Kasat Reskrim Polres Pesawaran AKP Rudi Hartono, S.Sos., M.M., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan perhatian kepada Polri, khususnya Polres Pesawaran.

“Terima kasih atas perhatian dan kepercayaan yang diberikan kepada Polri, khususnya Polres Pesawaran. Kami tentu sangat menghargai apa yang disampaikan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja secara profesional dan bertanggung jawab,” ujar AKP Rudi Hartono.

Menurutnya, dukungan maupun perhatian masyarakat tidak boleh menggeser prinsip utama dalam penanganan perkara, yakni bekerja berdasarkan fakta, alat bukti dan ketentuan hukum.

“Kami tetap berpegang pada fakta dan alat bukti. Proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Kami tidak bekerja berdasarkan tekanan ataupun kepentingan tertentu,” tegasnya.

AKP Rudi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

“Kami berharap masyarakat tetap tenang dan memberikan kesempatan kepada penyidik untuk bekerja. Apabila ada informasi yang berkaitan dengan perkara, silakan disampaikan melalui mekanisme resmi agar dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” katanya.

Perhatian masyarakat yang diwujudkan melalui karangan bunga tersebut menjadi catatan tersendiri dalam dinamika penanganan perkara OTT tersebut.

Di tengah sorotan yang semakin luas, Polres Pesawaran memastikan proses hukum tetap berjalan secara objektif, profesional dan proporsional dengan tetap menghormati hak-hak setiap pihak yang terlibat.

“Kami menghargai kepercayaan masyarakat. Kepercayaan itu akan kami jawab dengan kerja profesional dan penegakan hukum sesuai aturan,” pungkas AKP Rudi Hartono.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *