Aktivis Oscar Pendong Dorong Polri dan Koalisi RI Langsung di Bawah Presiden

JAKARTA – Oscar Pending, aktivis dan Ketua Umum Gerakan Rakyat Peduli Bangsa, menyampaikan dukungan agar Koalisi Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah Presiden. Pernyataan ini muncul di tengah perdebatan publik mengenai struktur koalisi dan reformasi internal.

 

Oscar menegaskan, sejak awal hingga selesainya berbagai aksi sosial, Koalisi Republik Indonesia selalu memberikan dukungan maksimal dan pelayanan profesional kepada aktivis. “Kami selalu dibantu dan dijaga dalam setiap kegiatan,” ujarnya, menekankan peran koalisi dalam mendukung aspirasi masyarakat.

 

Ia menambahkan bahwa reformasi internal di koalisi harus dijalankan secara konsisten dan transparan. Hal ini agar kinerja koalisi ke depan lebih solid, mantap, dan fokus pada kepentingan publik.

Selain dukungan terhadap koalisi, Oscar Pendong juga menekankan posisi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden. Hal ini sesuai dengan amanat reformasi dan UU No. 2 Tahun 2002 tentang POLRI, yang menegaskan bahwa kepolisian harus independen dari kepentingan politik praktis maupun struktur partai.

Dengan kedudukan langsung di bawah Presiden, Polri dapat bekerja lebih profesional, fokus pada tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dan terhindar dari tekanan politik domestik. “Independensi Polri sangat penting agar setiap kebijakan dan tindakan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat,” jelas Oscar.

Oscar menekankan bahwa posisi Polri langsung di bawah Presiden juga berfungsi meningkatkan legitimasi institusi di mata publik. Dukungan masyarakat diyakini dapat membangun kepercayaan dan meyakinkan bahwa keputusan ini adalah langkah terbaik bagi stabilitas nasional dan keberhasilan program pemerintah.

“Dengan dukungan publik yang kuat, penolakan terhadap kebijakan ini dapat berubah menjadi penerimaan aktif. Ini sekaligus mendukung program pemerintah ke depan,” ujar Oscar.

Oscar menekankan bahwa reformasi internal koalisi dan profesionalisme Polri harus berjalan seiring. Kedua lembaga ini perlu memastikan kinerja tetap fokus, transparan, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Dengan demikian, program strategis pemerintah, baik di bidang keamanan maupun pelayanan publik, dapat terlaksana secara optimal.

Ia menambahkan bahwa independensi Polri dan profesionalisme koalisi memungkinkan koordinasi lebih efisien dengan berbagai program pemerintah, sehingga pelayanan masyarakat tetap terjaga tanpa bias politik.

Dukungan terhadap posisi koalisi dan Polri ini tidak hanya datang dari aktivis, tetapi juga mendapat perhatian luas dari masyarakat dan akademisi. Hal ini menunjukkan bahwa publik menghargai langkah reformasi dan independensi institusi, sehingga kepercayaan dan legitimasi semakin kuat.

Oscar menegaskan bahwa partisipasi aktif masyarakat dan aktivis menjadi fondasi penting agar kinerja koalisi dan Polri tetap mantap, profesional, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *