Masyarakat Pekon Teluk Berak Keluhkan Tata Kelola Dana Desa

Tanggamus,- Harian Metropolis,-

Masyarakat Pekon teluk berak, kecamatan pematang sawah kabupaten Tanggamus mengeluhkan dugaan ketidak terbukaan Pemerintah Pekon dalam merealisasikan anggaran dana desa, diduga jadi ajang korupsi. Selasa, 24 September 2024

Hal ini disinyalir terhitung mulai dari tahun 2023 sampai tahun 2024.

Keluhan itu bukan tanpa alasan, masyarakat sebut saja AM (43), warga dusun tiga Pekon teluk berak menceritakan atas ketidak terbukaannya Kepala Pekon sebagai pemimpin.

Seharusnya sebagai seorang pemimpin harus bijaksana sebagai pelayan masyarakat, namun kesemuanya itu justru berbalik ketika masyarakat menceritakan keluhan, seperti alat transportasi, ambulance jalur laut terlihat mangkrak atau terdampar di darat, tidak ada perawatan, hal itu terlihat’ ambulance tersebut sudah di tumbuhi rumput, ucapnya kepada awak media

Masih disampaikan oleh AM, bahkan ada juga hal yang membuatnya miris.

Yang lebih miris lagi ketika masyarakat hendak berobat rujukan medis dari desa teluk berak kekota kabupaten yang fasilitas rumah sakit mumpuni itu juga jika harus mengunakan ambulance tersebut maka harus mengeluarkan biaya sebesar satu juta untuk biaya ambulance tersebut. terang masyarakat dengan raut wajah penuh kecewa

Berdasarkan keterangan masyarakat tersebut, team media pun melakukan investigasi dan klarifikasi ke kantor Balai Desa, namun sesampainya dilokasi, kantor pun terkunci  dan tak terlihat satupun aparat pemerintah desa meskipun di jam kerja, Jum,at (21/09).

Ditempat terpisah tim mencoba mengkonfirmasi bidan desa untuk mendapatkan keterangan, terkait ambulance yang mangkrak di perkirakan sudah hampir dua tahun berdasarkan keterangan masyarakatn, amun bidan desa pun Engan memberikan keterangan.

maaf pak sya tidak tau saya repot pak masih banyak kerjaan,,ucap bidan desa Teluk Berak

Dihimpun dari beberapa narasumber, Kinerja Aparat Pekon nampak tekesan semberaut, dan curat marut, apalagi di duga kepala Pekon juga jarang sekali ngantor,

Saat disambangi kerumah Kepala Pekon, keterangan anak dari kepala Pekon teluk berak mengatakan bahwa sang ayah tidak ada dirumah.

maaf pak lurahnya lagi ke kota lagi berobat sedang sakit. ucap anak pak kakon

Sedangkan diwaktu bersamaan awak media melihat dengan jelas bahwa kepala Pekon ada di dalam rumah,
seiring tidak senada,pun terjadi antara anak dan bapak,, yang keterangan berubah-ubah nampak terlihat alergi dengan media

Ditahun 2023 dan tahun 2024 bukan hanya unit ambulance saja yang terlihat mangkrak, kantor balai desa pun terlihat sangat kumuh, seperti WC, pintu nya yang sudah rusak dan mampat, jalan usaha tani yang seumur jagung di bagian juga nampak sudah berlubang, seperti kubangan kerbau.

(yoga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *