Salah Satu Aset Kota Metro Dibawah Pengawasan Dinas Koperasi, UMKM Dan Perindustrian Kota Metro Kini Tinggal Kenangan !!

Kota Metro , Harianmetropolis.com

Salah Satu Aset Kota Metro Dibawah Pengawasan Dinas Koperasi, UMKM Dan Perindustrian Kota Metro Kini Tinggal Kenangan ,salah satunya adalah Gedung pande besi yang terletak di Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara Kota Metro, Kini mangkrak dan terindikasi gagal fungsi. Jumat (21/02/2025)

Diketahui, untuk pembangunan gedung tersebut, pemerintah melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) menggelontorkan anggaran mencapai hingga Rp1,133.000.000(satu miliar seratus tiga puluh tiga juta rupiah) kurang lebih.

Warga pun mempertanyakan tujuan dibangunnya gedung yang berlokasi di RT :11 /RW : 03 Kelurahan Banjarsari tersebut, sebab kini, sama sekali tidak ada aktifitas pande besi di gedung tersebut.

“Sudah lama kosong bang(red) , hampir setahun ini gak ada aktifitas. Malah kabarnya banyak barang barang di dalam itu seperti beberapa mesin hilang,seperti gergaji mesin saja sudah tidak ada lagi di situ “. Ujar salah satu warga setempat

Hal inipun menjadi pertanyaan publik, selain menghabiskan anggaran yang tidak sedikit jumlahnya, ide pembangunan gedung dan banyaknya beberapa BMN(Barang Milik Negara) yang hilang mengindikasikan lemahnya perencanaan dan pengawasan dari Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro.

Sementara, saat tim media ini mencoba konfirmasi kepada “Evi Diana” selaku PLT Kadis Koperasi, UMKM dan Perindustrian kota metro melalui pesan singkat WhatsApp, dirinya menerangkan bahwa akan segera melakukan koordinasi bersama bendahara barang dan pengumpulan alat , terkait perihal tersebut. Terangnya

“Saya perlu tanya dengan bendahara barang dan pengumpulan data dulu” bebernya

Seperti diketahui gedung Pande Besi yang terletak di Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara Kota Metro tersebut , merupakan salah satu aset yang dimiliki Kota Metro dibawah pengawasan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian.

Kini setelah gedung ini mangkrak dan gagal fungsi, serta banyaknya kabar BMN(Barang Milik Negara) hilang dilokasi tersebut, menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah kota Metro untuk menjelaskan kepada Publik.

(Tim/A-PPI)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *