Gubernur Khofifah Telah Resmikan Gedung As-Sayyidah Qona’ah UKHAC di Pacet, Untuk Santuni Anak Yatim.

Mojokerto — Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa meresmikan Gedung As-Sayyidah Qona’ah Universitas KH. Abdul Chalim (UKHAC) Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (4/10/2026).Peresmian berlangsung di Green Campus UKHAC, Jalan Raya Bendunganjati Nomor 17, Kecamatan Pacet. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan santunan kepada anak yatim.

Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat pemerintahan, tokoh agama, unsur Forkopimda, akademisi, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Hadir di antaranya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra, Lc., M.Hum., serta Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah sekaligus Pendiri UKHAC, KH. Asep Saifuddin Chalim.

Turut hadir anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, anggota DPRD Kabupaten Mojokerto, Kapolres Mojokerto, Dandim 0815 Mojokerto, Kapolsek Pacet, jajaran Forkopimda Kabupaten Mojokerto, Forkopimcam Pacet, perwakilan partai politik, LSM dan organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Mojokerto.
Sejumlah kepala sekolah SMAN/SMKN se-Kabupaten Mojokerto, Rektor beserta sivitas akademika UKHAC juga turut mengikuti kegiatan tersebut.

Gedung As-Sayyidah Qona’ah dibangun sebagai salah satu fasilitas pendukung kegiatan akademik dan aktivitas mahasiswi UKHAC. Kehadiran gedung tersebut diharapkan dapat semakin menunjang pengembangan pendidikan tinggi berbasis pesantren yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai keislaman.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengapresiasi perkembangan UKHAC sebagai perguruan tinggi berbasis pesantren.
“UKHAC ini adalah contoh perguruan tinggi berbasis pesantren yang menjadi referensi keilmuan dunia.

Gedung As-Sayyidah Qona’ah ini semoga menjadi sarana diseminasi keilmuan Islam Rahmatan Lil Alamin,” ujar Khofifah.
Sementara itu, Bupati Mojokerto H. Muhammad Al Barra atau yang akrab disapa Gus Barra menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto terhadap pengembangan UKHAC.

“Pemkab Mojokerto bangga memiliki Green Campus seperti UKHAC. Ini adalah aset pendidikan Jawa Timur yang harus kita jaga dan kembangkan bersama,” kata Gus Barra.

Pendiri UKHAC sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, KH. Asep Saifuddin Chalim, mengatakan pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari ikhtiar lembaga pendidikan dalam mencetak generasi unggul yang memiliki pengetahuan sekaligus akhlakul karimah.

“Pembangunan gedung ini merupakan ikhtiar untuk mencetak generasi unggul yang berakhlakul karimah,” ujar KH. Asep.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Gedung As-Sayyidah Qona’ah. Para tamu undangan selanjutnya meninjau sejumlah fasilitas yang terdapat di dalam gedung.
Kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial yang turut mewarnai rangkaian peresmian.

Acara kemudian ditutup dengan doa bersama.
Peresmian Gedung As-Sayyidah Qona’ah menjadi bagian dari pengembangan sarana pendidikan UKHAC sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi berbasis pesantren dalam pengembangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *