Harianmetropolis.com, Kabupaten Tangerang- Buntut larangan publikasi berita saat banjir terjang Desa Rajeg beberapa hari lalu, salah satu oknum kepala desa (kades) dinilai tak bersahabat dengan awak media, Minggu (02/02)
Permasalahan ini menuai kritik tajam dari berbagai kalangan Jurnalis, lantaran merasa tersinggung dengan perlakuan pejabat publik yang tak memperbolehkan memberitakan, karena khawatir pengembang di Desa Rajeg marah dan properti tersebut tidak laku di pasaran
Ada indikasi keterlibatan Oknum Kepala Desa Rajeg kongkalikong dengan pengembang yang sebagaimana dimaksud memuluskan jalan perizinan dan sebagainya
Mengenai kinerja Kadesnya yang buruk, Camat Rajeg enggan berkomentar dan terkesan menutupi keburukan tersebut dengan tak menjawab konfirmasi awak media pada Kamis (30/01) lalu
Kini, masyarakat harus tahu kinerja pemangku kebijakan di wilayah, sebagaimana dimaksud dalam undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, untuk menjawab kepercayaan warga terhadap pemerintah setempat
(Team alap alap)