Lampung Tengah, Harianmetropolis.com –
Anton Setiawan,S.E kepala Sekolah SD Negeri 04 Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah ucapkan rasa syukurnya terkait bangunan Revitalisasi yang telah disalurkan oleh pemerintah . Senin (28/09/2026)

Informasi yang di himpun media Harianmetropolis.com bahwa sekolah SD Negeri 04 Trimurjo adalah salah satu sekolah di kabupaten Lampung Tengah yang menerima bantuan Revitalisasi dengan nilai pagu anggaran Rp,957.142.865 (sembilan ratus lima puluh tujuh juta seratus empat puluh dua ribu delapan ratus enam puluh lima)
Anton Setiawan,S.E atau yang akrab disapa Anton saat diwawancarai media ini mengatakan bahwa bantuan Revitalisasi yang diterima di sekolahnya terdiri dari beberapa bangunan dan ia pun mengucapkan rasa syukurnya kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Alhamdulillah bang (red) dengan adanya bantuan bangunan Revitalisasi ini kami atas nama keluarga besar SD negeri 4 trimurjo mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada bapak presiden Prabowo, Kementrian Pendidikan, Gubernur Lampung,Bapak PLT Bupati Lampung Tengah dan Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Lampung Tengah.karena atas dukungan mereka dan support mereka akhirnya kami dapat merenovasi sekolah kami lebih layak lagi,” Kata Anton kepada media ini .

Lanjutnya Anton , ia pun menjelaskan dengan adanya bantuan Revitalisasi tersebut di sekolah SD Negeri 04 Trimurjo terbagi menjadi beberapa bangunan yang di renovasi atau pun dibangun dengan bangunan baru.
“Bangunan saat ini ada 6 kelas ,kemudian 2 toilet dan 1 ruang admintrasi.lalu ada paving dengan panjang 234 Meter , kemudian ada juga dan renovasi tembok pager dan bangunan tembok pager global keseluruhan kurang lebih 90 meter,”Jelasnya Anton.
Masih dikatakan Anton , bahwa bangunan sekolah SD Negeri 04 Trimurjo sejak tahun 1983 belum pernah tersentuh bantuan berbentuk bangunan.
“saya masuk kesini sejak tahun 2022,informasi dari guru guru yang lama sejak tahun 1983 sampai dengan saya masuk kesini belum ada bantuan bangunan apapun ,baru kali ini dan tahun ini kami mendapati bantuan Revitalisasi ini.makanya kami bersyukur sekali bang(red)dengan adanya bantuan ini sehingga dapat merubah wajah sd Negeri 04 Trimurjo lebih layak lagi,” Jelasnya .
“Karena kalau kondisi sekolah seperti sebelumnya otomatis wali murid agak ragu mau masuk sekolah disini,tetapi kalau sudah direhab dan wajah sd Negeri 04 Trimurjo ini sudah layak sudah baru yakin para orang tua tidak akan ragu lagi masukan anak anak nya sekolah disini bang(red),” Bebernya .

Dipenghujung penyampaian nya Anton pun menerangkan bahwa untuk Guru guru dan murid yang berada di SD Negeri 04 Trimurjo tidak cukup banyak,namun ia pun berusaha akan merubah sekolah SD Negeri 04 Trimurjo menjadi salah satu sekolah Favorit di wilayah kecamatan Trimurjo.
“Kalau untuk murid tidak banyak,hanya berjumlah 52 (lima puluh dua) siswa,kalau guru sembilan orang sepuluh dengan saya,” Terang Anton.
Ditempat yang sama , saat disinggung terkait harapan Anton selalu kepala SD Negeri 04 Trimurjo ia menegaskan bahwa ia berharap untuk sekolah SD Negeri 04 Trimurjo masih membutuhkan beberapa bangunan .
“Kalau ditanya harapan,kami masih berharap pemerintah kedepan memberi bantuan bangunan bang (red) karena ada bangunan lama itu bisa dijadikan perpustakaan dan uks,itu harapan kami,”Ungkapnya .
“saya berharap dengan adanya bantuan Revitalisasi ini setelah bangunan semua sudah jadi sudah bagus tidak ada kata kata bersantai santai dan bermalas malasan untuk para guru dan siswa,dan saya berharap dengan bangunan baru ini kedepan bisa kita rawat dan jaga bersama sama,” Harapnya.

Diketahui proses bangunan Revitalisasi di SD Negeri 04 Trimurjo berjalan sejak tanggal 03 September 2026 dengan total pekerja 15 orang .
Sementara Tujuan utama Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan revitalisasi sekolah adalah untuk mempercepat pemerataan kualitas pendidikan nasional dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar siap bersaing di masa depan. Melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC), pemerintah fokus membenahi infrastruktur pendidikan fisik yang rusak demi menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan optimal.
(Vindo)





