Metro,Harianmetropolis.com –
Debat Kandidat Perdana Paslon Pemilukada Kota Metro 2024, di awali debat antara dua calon Wakil Wali Kota, nomor urut 01 dan 02. Agenda berlangsung di Ball Room Hotel Aidea Kota Metro. Rabu(23/10/2024) malam.
Keduanya menyampaikan visi dan misi yang cukup gemilang dan dikuasai. Terdapat beberapa segmen dalam debat kandidat berlangsung.
Dimana segmen pertama di sampaikan oleh Calon Wakil Wali Kota Nomor Urut 01, M.Rafieq Adi Perdana pasangan Calon Wali Kota Bambang Iman Santoso.
M.Rafieq Adi Perdana menyampaikan visi misi menjadikan Kota Metro Cerdas Berbasis Jasa.
“Mubaraq akan membangun Kota Metro yang ramah dan berkelanjutan untuk masa depan. Visi menjadikan Metro Kota Cerdas Berbasis Jasa yang Religius. Namun tetap menjunjung tinggi nilai budaya dan agama yang religius,”kata M.Rafieq.
M.Rafieq juga menyampaikan bahwa, pihaknya akan memberikan pendidikan gratis kepada warga hingga tingkat Universitas. Karena, Pendidikan adalah kunci Sumber Daya Manusia, memberikan pendidikan gratis sampai Universitas.
Sedangkan, Calon Wakil Wali Kota Metro nomor urut 02, Qomaru Zaman mengatakan, pihaknya akan meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berdaya saing tinggi.
“Kota Metro sesungguhnya kecil, hanya 22 Kelurahan 5 Kecamatan, tapi jika terurus dengan baik, maka akan bermanfaat”
Visi pertama, terwujudnya Kota Metro Maju berdaya saing dan berkelanjutan. Misi WARU akan meningkatkan SDM berdaya saing tinggi.
Termasuk meningkatkan Good Government, bagaimana pemimpin melihat bahwa Kota ini bisa didesain untuk jadi magnet di provinsi lampung.
Segmen selanjutnya, kedua Calon Wakil Wali Kota saling adu gagasan.
Calon Wakil Wali Kota Metro, M. Rafieq Adi Pradana memberikan gagasan terkait wadah bagi para pengusaha -pengusaha muda.
Mubaraq fokus pada pengembangan ekonomi kreatif dan teknologi informasi, yang diketahui banyak pengusaha -pengusaha muda yang membutuhkan wadah, tentunya perlu pemimpin yang bisa memfasilitasi kebutuhan mereka di bisnis ekonomi kreatif.
Sementara itu, Calon Wakil Wali Kota Metro, Qomaru Zaman menyampaikan, WARU akan mengedepankan pemberdayaan UMKM.
Terdapat 19.800 UMKM di Kota Metro saat ini bergerak semua, dan itu dikawal semua oleh Pemerintah Kota Metro. Demikian fungsi Pemerintah, melayani sektor swasta termasuk didalamnya UMKM.
Debat kandidat segmen akhir, keduanya saling lontar tanya jawab, yang di awali pertanyaan seputar permasalahan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Calon Wakil Wali Kota Metro nomor urut 02, Qomaru Zaman melontarkan pertanyaan terkait solusi permasalahan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Kota Metro kepada Calon Wakil Wali Kota Metro nomor urut 01, M. Rafieq Adi Pradana.
“Perumahan dan sebagainya itu sudah sangat mengkhawatirkan, LP2B harus menjadi warna dari pelayanan. Kota ini jangan sampai bermasalah ke depan,
strategi apa untuk memberikan pelayanan, perhatian, kepada LP2B?,” tanya Qomaru kepada Rafieq
M. Rafieq Adi Pradana menjawab, pihaknya akan melakukan inventarisasi terkait permasalahan LP2B.
“Solusi Mubaraq ! inventarisasi aset, dan SDM Kota Metro. Karena hal ini kunci, sebelum berbuat atau bertindak, harus ketahui terlebih dahulu apa kekuatan dan kelemahan Kota Metro.
Dengan inventarisasi yang sudah dilakukan, hasil keputusan yang nanti akan dilakukan hasilnya objektif, dan bisa memenuhi semua kebutuhan dari semua masalah. Hal ini harus diperbaiki sama-sama,”tegas M.Rafieq.
(Tim/red)