20 Ribu THL Seluruh Indonesia Gelar Aksi di Gedung DPR RI

KOTA TANGERANG,—Sebanyak 20.000 Tenaga Honorer Atau Tenaga Harian Lepas (THL) Dari Seluruh Indonesia Akan Menggelar Aksi Dii Gedung DPR*.

 

 

 

Di jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta, Senin (3/2/2025). Tak terkecuali Honorer Pemkot Tangerang. Kedatangan mereka ke DPR menuntut kepastian menjadi PPPK penuh waktu.

 

Pasalnya dari 3.455 yang lolos seleksi administrasi saat tes calon PPPK di lingkup Pemkot Tangerang, beberapa waktu lalu, hanya 1.669 yang dinyatakan lolos. Sebanyak 1.786 gagal. Padahal, Pemkot Tangerang menyediakan 5.186 formasi dengan rincian 1.657 tenaga teknis, 1.019 tenaga kesehatan dan 2.510 tenaga pendidikan. Yang tidak lulus dijanjikan menjadi PPPK paruh waktu. Bisa menjadi penuh waktu namun dengan sejumlah syarat.

 

Saat di Konfirmasi , Ketua Forum THL Kota Tangerang, Sanrodi akrab disapa Kucay, mengatakan dari Kota Tangerang terdaftar 100 THL yang akan berangkat ke Jakarta. Namun, 50 orang THL di sebutnya gagal berangkat karena di duga adanya intervensi dari kepala Dinas dimana THL itu berada.Sebenarnya sudah 100 orang mendaftar untuk berangkat. Tapi di duga ada indikasi intervensi dari kepala Dinas. Kita jadi 50 orang berangkat ke Senayan, Jakarta. Kita rencananya naik motor besok (hari ini),” Ungkap kucay pada Minggu, (2/1) sore.

 

Menurutnya, sebelum berangkat ke Gedung rakyat di Jakarta itu, pihaknya akan mengabsen dan mencatat Rekan-rekan mereka yang di pastikan akan bergabung bersama dengan ribuan THL lainnya dari seluruh Indonesia untuk menggelar aksi.

 

“Alhamdulillah, para ketua honorer daerah kota/kabupaten se-Indonesia sudah berkumpul di Jakarta. Insya Allah 20.000 orang akan turun ke DPR RI Senayan,” tandas dia.

 

Berikut 4 tuntutan yang akan disampaikan para honorer di Jakarta, Sesuai surat edaran Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Honorer R2 dan R3 Indonesia, Gabung Honorer Seluruh Indonesia bernomer 900/01/AHRRI/1/2025

 

Pertama, Menuntut hak para R2 dan R3 menjadi PPPK penuh waktu dan menolak menjadi PPPK paruh waktu.

 

Kedua, Meminta kepastian kapan terealisasinya tuntutan tenaga honorer R2 dan R3 untuk diangkat menjadi penuh waktu.

 

Ketiga, Meminta pemerintah pusat membuatkan PP yang ditandatangani Presiden tentang pengangkatan seluruh Honorer data based R2 dan R3 menjadi ASN PPPK penuh waktu.

 

Empat, Meminta pemerintah untuk optimalisasi formasi dan anggaran kepada daerah untuk diangkat Honorer status R2 dan R3 menjadi ASN PPPK penuh waktu.

 

 

Red / KJK

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *