Dugaan Penampungan Minyak Mentah di Tambak Rejo Disorot, Truk dengan Selang Terlihat di Lokasi

 

PRINGSEWU — Aktivitas yang diduga berkaitan dengan penampungan minyak mentah atau minyak cong kembali menjadi sorotan di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu.

Sebuah bangunan yang disebut-sebut dikelola seseorang bernama Sono diduga digunakan sebagai lokasi penampungan minyak mentah. Informasi yang dihimpun menyebutkan, lokasi tersebut sebelumnya juga diduga pernah digunakan sebagai tempat penampungan minyak mentah.

Kini, aktivitas di lokasi kembali menjadi perhatian setelah adanya rekaman video yang memperlihatkan sebuah mobil truk berada di sekitar gudang dengan selang yang diduga terhubung ke tempat penampungan.

Dalam rekaman tersebut, kendaraan terlihat berada di lokasi dan diduga tengah melakukan aktivitas pemindahan cairan ke tempat penampungan. Kondisi kendaraan juga disebut-sebut telah mengalami modifikasi pada bagian tangki.

Jika benar cairan yang dipindahkan merupakan minyak mentah atau yang oleh masyarakat setempat disebut minyak cong, maka keberadaan aktivitas tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama terkait asal minyak, proses pengangkutan, tempat penampungan, kepemilikan atau pengelolaan gudang, serta legalitas seluruh kegiatan tersebut.

Dugaan ini tentu tidak boleh berhenti hanya berdasarkan rekaman atau informasi masyarakat. Aparat penegak hukum perlu turun langsung untuk memastikan apa sebenarnya yang berada di dalam gudang dan dari mana minyak tersebut berasal.

Pertanyaan lain yang juga perlu dijawab adalah siapa pemasok minyak tersebut, siapa pengelolanya, bagaimana minyak diangkut ke lokasi, berapa kapasitas penampungannya, serta untuk apa minyak mentah tersebut dikumpulkan.

Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kegiatan yang tidak memiliki izin atau ditemukan pelanggaran hukum, maka aparat diminta mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Polda Lampung diharapkan turun langsung ke lokasi di Desa Tambak Rejo, Kecamatan Gading Rejo, untuk melakukan pengecekan dan pendalaman.

Pemeriksaan juga penting dilakukan terhadap kendaraan yang berada di lokasi, instalasi selang, tempat penampungan, serta dokumen atau izin yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

Hingga berita ini disusun, pihak yang disebut sebagai pengelola, termasuk Sono, masih perlu dikonfirmasi untuk mendapatkan penjelasan mengenai aktivitas di lokasi dan memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Dengan demikian, dugaan penampungan minyak mentah tersebut masih menjadi informasi yang perlu diverifikasi. Jika memang ditemukan aktivitas penampungan minyak mentah tanpa dasar hukum yang sah, masyarakat berharap aparat tidak membiarkannya berlarut-larut dan segera mengambil langkah sesuai kewenangan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *